Wow ! Aktor Lukman Sardi (ex Muslim) Ikut Tuhan Yesus – GBI ECCLESIA

0
808

Hari ini hari yang luar biasa saudara. Amin. Kita akan mendengarkan kesaksian yang luar biasa dari seorang anak Tuhan yang diberkati Tuhan. Sudah dipulihkan kehidupannya. Diangkat lebih tinggi lagi. Kita akan mendengarkan kesaksian dari Lukman Sardi. Sama-sama kita berikan applause yang paling meriah. Puji Tuhan.

Video Diupload 24 Mei 2015.

Shalom, abang-abang dan mpok-mpok. Karena temanya betami maka panggilnya abang-abang dan mpok-mpok. Saya bukan kebetulan, saya bisa hadir disini. Ini bukan karena atau karena teman-teman yang lain, tapi karena Tuhan Yesus mau saya berada disini untuk memberikan kesaksian. Amin.

Saya mau bercerita sedikit ke belakang. Jadi, saya memilih untuk menjadi percaya itu sekitar 6 tahun yang lalu. Pada saat itu banyak hal, bergumul dengan perasaan dan hati saya sampai saya akhirnya memutuskan untuk menjadi orang percaya. Dan buat saya bukan se-‘simple’ saya pindah, istilahnya kalau ada suatu lembaga namanya agama, bukan dari Muslim pindah ke Kristen, bukan hanya soal itu. Tapi lebih dari itu, bagaimana saya menjadi percaya Yesus dan yakin akan kehadiran Yesus didalam hidup saya.

Sebuah kesaksian yang ingin saya sampaikan ini, mungkin juga banyak dialami oleh abang-abang dan mpok-mpok, teman-teman yang ada disini. Tapi saya merasa ini sesuatu yang luar biasa didalam hidup saya. Pada awalnya sesuatu yang buat saya sendiri sesuatu yang sangat membingungkan. Bagaimana saya bisa sampai ke titik akhirnya saya memilih untuk menjadi orang percaya. Bukan karena kecantikan istri saya, bukan karena dia maksa, bahkan tadinya, awalnya dia agak ‘hopeless’ sama saya. Dia coba bicara sama saya, tapi saya bukan orang yang mudah dipaksa atau apapun. Saya harus melihat sendiri, melihat sendiri, ,mengalami sendiri, merasakan sendiri. Dan akhirnya saya merasakan itu.

Saya lihat yang terbesar adalah kasih. Sesuatu hal yang saya lihat terbesar disini adalah kasih. Dan itu yang membuat saya sangat tersentuh dengan kasih Yesus. Bagaimana Yesus memberikan kasih-Nya kepada umat-Nya, kepada yang percaya kepada Dia. Dia memberikan jiwa-Nya untuk menebus dosa kita semua.

Banyak hal yang terjadi setelah saya meyakini atau saya percaya dengan Yesus. Dan ini bukan hanya sekedar percaya, tapi masalah yakin. Pada saat saya menyerahkan sepenuhnya terhadap Yesus banyak mujizat yang terjadi, baik didalam hal kehidupan saya, dari segi apapun itu. Bisa dari segi ekonomi, dari segi berkat, begitu banyak.

Ada satu contoh yang menurut saya cukup menarik. Jadi yang paling banyak adalah … mungkin juga semuanya merasakan. Kadang-kadang kita kawatir dengan … ya semua orang hidup di dunia ini perlu materi. Jadi kadang-kadang kita sangat kawatir pada saat kita kekurangan materi.

Dan ada satu hal yang saya yakini betul. Tuhan tidak akan membuat saya kekurangan. Dan ini suatu bukti yang pernah terjadi. Jadi ada saat-saat saya baru meniti karir, pada saat itu, belum yang … ya, saya sih sekarang belum terkenal, cuma dikenal orang saja … terkenal sih nggak, cuma dikenal. Jadi pada saat saya meniti karir, itu kalau didalam dunia film kelihatannya aja semuanya glamour, tetapi ada beberapa hal yang mana kita susah payah melakukannya. Terutama kalau misalnya kita … didalam suatu kontrak, termin-nya itu dibagi-bagi, nggak langsung gaji, nggak seperti orang kantoran, tiap bulan – akhir bulan mendapatkan gaji, ini nggak, tergantung project. Kalau misalnya ada project, dalam termin 1 kita dapat sekian, termin 2 dapat sekian.

Jadi ada suatu kejadian menarik. Pada saat itu istri saya mau melahirkan anak saya yang pertama. Pada saat itu terus terang keadaan keuangan kita menipis walau saya lagi ada project shooting. Tapi termin berikutnya itu memang belum terbayarkan. Istri saya bingung itu, gimana mau membayarkan. Cuma saya punya keyakinan didalam hati, saya bilang tadi, begitu kita yakin, begitu kita percaya, Tuhan tidak akan pernah meninggalkan kita dan mengecewakan kita. Itu yang saya percaya sekali.

Saya bilang sama istri saya, tenang saja, semua sudah diatur, jalani. Saya tetap melakukan kegiatan saya seperti biasa, kerja, apa segala macam, tanpa ada kekuatiran sedikitpun, tapi setiap malam saya berdoa untuk diberikan jalan. Kalau saya berdoa sama Tuhan, mungkin agak lucu. Saya bicara sama Tuhan itu seperti saya lagi ngobrol. Jadi kalau saya berdoa itu, contoh kasus waktu saya mau punya anak pertama – setelah menikah, saya langsung berdoa begini, ‘Tuhan, tolong dong, saya pengin punya anak, nih. Kalau percaya, kasih, kalau gak percaya ya jangan kasih dulu.’ Ternyata doa saya didengar terus dipercaya … 9 bulan kemudian istri saya hamil. Itu tipikal kalau saya berdoa. Saya berusaha untuk tidak punya batasan.

Nah, balik lagi ke cerita yang tadi. Akhirnya tibalah saatnya istri saya harus melahirkan. Dan pada saat itupun uang belum ada yang masuk. Apakah yang terjadi ? Jadi istri saya sempat … ‘Terus gimana nih ?’ … Udah jalan dulu ke rumah sakit. Jadi malamnya dia harus masuk dulu, karena dia harus transfusi, karena kebetulan hatinya waktu itu … Bukannya gak ada uang, tapi kurang. Karena istri saya harus sesar.

Jadi sebelumnya saya sudah kontak produser saya, yang waktu itu di Amerika, saya bilang, ‘Kalau saya perlu … ini … ini … ini.’ Tapi beberapa bulan itu gak ada jawaban dari dia. Akhirnya kita sampai ke rumah sakit. Sebelum berangkat saya berdoa, ‘Ini mau berangkat, kasih jalan aja. Kalau emang jalannya harus ada ya ada. Kalau gak ada, pasti ada jalannya.’ Gak mungkin gak ada, kan saya percaya. Tenang aja, sama sekali saya gak kawatir. Akhirnya saya sampai di rumah sakit, duduk, istri saya duduk … dikeluarin … ‘Ini bu … harus bayar sekian … langsung …’ Terus saya bilang, ‘Gak bisa setengah dulu ya ?’ … ‘Harus langsung …’ .. ‘Oke.’ Saya mau keluarin dompet, ada sms di telepon saya. Saya buka dari produser saya, pesannya, ‘Saya sudah transfer uang kamu tadi sore.’ Ini kalau bukan karena Tuhan, karena siapa ?

Pada saat itu juga, saat itu juga. Pada saat saya mengeluarkan ATM saya, tiba-tiba ada seperti itu. Dan ini yang membuat saya semakin yakin bahwa kita itu tidak boleh setengah-setengah percaya. Pasti kita punya masalah. Dan setiap masalah itu pasti dikasih jalan. Pada saat saya yakin punya masalah itu, karena saya harus melewati masalah itu, berarti saya memang harus lewati masalah itu. Kalau nggak saya harus lewati, saya nggak mungkin punya masalah-masalah itu. Jadi itu yang saya yakini didalam hidup saya pada saat saya memilih untuk percaya dan memilih Tuhan. Walaupun kadang-kadang ya kita sebagai manusia, ada komplain-komplain, ini itu … ini ina itu. Seperti gak puas.

Justru disitu tantangan kita bagaimana lu sebagai manusia biasa dengan punya segala macam kekurangan kelebihan, tapi kita harus mensukuri apapun yang diberikan oleh Tuhan. Apapun yang diberikan oleh Tuhan Yesus adalah yang terbaik, tidak pernah tidak terbaik. Walaupun itu kesulitan. Karena pada di titik tertentu kita akan menemukan sesuatu hal yang luar biasa dari kesulitan-kesulitan tersebut. Dan ini yang memberikan saya keyakinan untuk terus maju melangkah kedepan.

Bagaimana saya melangkah kedepan dengan keyakinan bahwa hidup itu harus dijalani dengan selalu bersyukur. Karena dengan bersyukur, kita akan menemukan kebahagiaan, bukan karena kita bersyukur pada saat kita bahagia tapi pada saat kita bersyukur kita menemukan segala macam kebahagiaan dalam bentuk apapun.

Banyak kasus yang … itu hanya satu kasus simple ya, yang terjadi didalam kehiduapan saya. Tapi banyak hal terjadi yang saya alami, sampai saya kadang-kadang … saya benar-benar … wow … Saya tidak pernah dibiarkan terpuruk oleh Tuhan. Tapi karena apa ? Karena saya yakin 100%. Karena saya percaya 100% atas kehadiran Dia didalam kehidupan saya. Saya sungguh diberkati. Saat ini saya punya istri yang cantik, punya anak 3 yang lucu-lucu. Kebetulan laki semua. Kalau Tuhan ngijinin sih dan kalau istri mau, maunya nambah satu … perempuan. Tapi saya dalam tahap negosiasi … dan istri dan Tuhan.

Tapi semua itu sudah menjadi berkat yang luar biasa buat saya. Saya juga sungguh diberkati bisa berada … bisa didalam penggembalaan gereja ini bersama pak Hengki. Dan itu juga bukan suatu kebetulan. Ada satu hal lagi yang cukup besar pengaruhnya buat saya. Waktu saya pindah, ayah saya orang yang paling kecewa, karena dia berasal dari orang Muslim yang taat, menjalankan ibadah segala macam. Tapi ada friksi antara saya dengan dia. Tapi saya punya prinsip bahwa inilah yang saya pilih, akhirnya dia bilang, ‘Ya udah, tapi kamu harus bertanggung jawab dengan pilihan kamu.’

Sampai suatu keajaiban muncul. Walaupun hubungan kita bukan hubungan yang jelek, apalagi setelah mujizat terjadi, pada saat anak-anak saya lahir. Ayah saya sangat cinta sekali kepada anak-anak saya, dan segala macam.

Sumber:

Kesaksian Lukman Sardi at GBI ECCLESIA
Ikka LyFrans – Published on May 24, 2015

Ada suatu hal yang … Di hari terakhir sebelum beliau meninggal, kita satu keluarga berkumpul semua. Dan itu juga bukan suatu hal yang kebetulan karena tiba-tiba semua dikumpulkan disitu. Waktu itu juga ada oma dari istri saya, ada mertua saya, semua lengkap. Ayah saya tiba-tiba minta didoakan oleh omanya istri saya sesuai dengan yang kita percaya. Bahkan dia minta didoakan. Dan dengan bahasa yang … waktu itu dia ngomongnya udah susah, dia bilang, ‘Saya merinding didoakan seperti ini.’ Dan akhirnya satu hal yang buat saya itu suatu mujizat. Dia bilang ke saya, ‘Lukman, kamu berada di tempat yang sangat tepat buat kamu.’ Dia juga bilang sama mertua saya, ‘Terima kasih sudah memberikan tempat yang baik buat saya.’ Itu sehari sebelum saya meninggal.

Walaupun ayah saya tidak berpindah agama, tetapi saya percaya dia sudah menjadi orang yang percaya, yakin bahwa Yesus itu ada dan bekerja. Itu buat saya suatu mujizat yang besar.

Kembali lagi, ini masalah keyakinan dan percaya 100% terhadap kehadiran Tuhan Yesus.

Itu yang kira-kira bisa saya sampaikan. Mudah-mudahan ini bisa menjadi sesuatu yang berguna buat kita semua. Dan apa yang keluar dari saya saat ini sama sekali tidak saya rencanakan.

Ini mengalir begitu saja, karena kekuatan dari Tuhan Yesus itu sendiri. Tuhan memakai saya untuk bisa berbicara seperti ini. Kalau bukan karena Tuhan mungkin saya tidak bisa bicara seperti ini … Lugas.

Dan saya seakan-akan merasa pak Hengky So, pendeta disini. Amin.

Mudah-mudahan saya … siapa tahu, kita tidak pernah tahu. Tuhan punya jalan yang … Suatu saat saya bisa jadi pendeta, kenapa tidak ? Dan itu memang suatu hal yang … berkat yang besar bagi saya, kalau memang itu terjadi. Amin.

Terima kasih buat abang-abang dan mpok-mpok semua. Selamat ulang tahun buat GBI ECCLESIA. Mudah-mudahan semakin menjadi besar, semakin bisa melayani seluruh manusia, seluruh dunia, bukan hanya di Indonesia. Amin. Terima kasih.


  • Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari.” – (Matius 6:34).
  • Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. – (Matius 11:28).
  • Barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup.” – (Yohanes 7:38).
  • Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. – (Yohanes 14:6).

Salam kasih dan persabahatan. Tetap semangat dan mengasihi sesama manusia apapun keyakinannya. Tuhan kita Yeshua Hamashiach pasti memberkati. Amin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here