Muslimah Mau Gabung ISIS Digagalkan Yesus & Dibaptis – Shima

0
210

Hallo, nama saya adalah Shima, saya berusia 18 tahun dan saya adalah murid Yesus Kristus. Dan inilah ceritaku. Saya lahir di sebuah keluarga Muslim. Ketika saya masih kecil, saya selalu bertanya pada diri sendiri apa yang sedang saya lakukan di dunia ini? Karena saya hanya melihat dunia yang kejam dan saya tidak menginginkannya menjadi bagian dari itu.

Ketika saya dewasa saya mulai menjadi sangat buruk. Saya tersakiti dan saya menyakiti orang karena itu. Saya mencoba bunuh diri tiga kali. Saya pernah menggunakan narkoba. Saya merokok, dll. Saya hanya ingin menghancurkan diriku sendiri.

Waktu itu tiba saatnya saya ingin pergi ke Syria karena saya membenci orang-orang yang bukan Muslim. Saya ingin membunuh mereka. Saya terikat untuk …. untuk hal yang berbahaya. Saya senang melihat orang sekarat. Saya suka melihat mereka berdarah. Saya melihat video pemenggalan kepala di internet dan menyukainya dan ya itu hidup saya dulu.

Saya ingin pergi ke Syria. Seorang teman, dia memengaruhi saya. Dia mulai mengatakan bahwa jika saya pergi ke Syria, saya akan memiliki apa yang tidak saya miliki di sini. Dan dia berbicara kepada saya tentang hal-hal yang mengerikan tapi dia berbicara kepada saya seperti seorang ibu. Saya tidak merasa dicintai oleh siapapun. Saya lemah dan dia menunjukkan kasih kepadaku. Saya jatuh dalam jebakan. Saya mulai sendirian, setiap waktu, setiap kali saya menerima menikahi pria yang tidak saya pilih melalui Ankara dan saya hanya ‘buta’.

Saya mulai bersabar. Saya suka membaca. Saya suka buku dan ibu saya tahu itu. Jadi Saudara tahu ibu Afrika, ketika mereka memiliki sesuatu secara gratis, mereka mengambilnya … semuanya. Jadi dia membawa saya buku dan ada Alkitab juga di sana dan dia tidak mengetahuinya.

Jadi saya mulai membaca Alkitab untuk membuktikan kepada orang Kristen bahwa mereka salah tapi sayalah yang salah. Anugerah Yesus Kristus mulai menyentuh saya. Saya membaca hal-hal seperti berdoa untuk musuh-musuhmu, seperti mengasihi mereka padahal saya dulu adalah seseorang yang ingin membunuh mereka. Saya dulu membenci mereka. Saya hanya ingin membunuh mereka.

Secara intelektual saya tidak ingin menerima Yesus, namun Yesus mulai melakukan pekerjaan di dalam hatiku. Dan tiba saatnya saya harus menjelaskan kepada keluargaku bahwa saya telah menjadi seorang Kristen.

Jadi saya menceritakan kepada ayahku dan ini adalah saat penganiayaan dimulai. Mereka tidak berbicara denganku selama berbulan-bulan saya sendirian di kamarku. Hal ini seperti penjara. Saya memiliki masa lalu dimana ada penganiayaan muncul depresi, bunuh diri dan sebagainya. Jadi jika saya tinggal sendiri, ini sama sekali tidak baik bagiku, tapi depresi pernah menimpa saya satu kali, tidak untuk kedua kalinya.

Jadi saya mulai sering membaca Alkitab dan Yesus ada di sana bersamaku. Dia mendorong saya. Roh Kudus benar-benar ada di sana. Saya merasakannya. Saya tahu itu. Hari ini keluarga saya meninggalkanku sendirian. Saya tidak punya rumah. Keluargaku meninggalkan saya, tapi saya memiliki keluarga baru. Dan keluarga ini ada di seluruh dunia. Dan ini adalah keluarga saya di dalam Kristus.

Inilah pemberian terbaik yang Tuhan berikan kepadaku. Saya hanya ingin mengajak Saudara, baik Muslim atau tidak, untuk mencari Tuhan dengan sepenuh hati karena Tuhan tahu di mana Saudara berada. Dia tahu perjuangan Saudara bahkan jika Saudara membenci Dia, Dia mengasihi Saudara.

Saya dapat melihat kasih karunia Yesus Kristus. Dia menyelamatkan saya dari bunuh diri, dari depresi, dari semua itu, semua itu.

Setan tahu segera setelah orang itu dibaptis, dia kehilangan kendalinya. Manusia lama telah berlalu dan manusia baru telah lahir. Dia datang dari jalan hitam dan Tuhan telah menariknya. Dia mengatakan bahwa dia ingin pergi bersama ISIS sebelumnya, tapi Tuhan mulai mengubah hidupnya.

[Tepuk Tangan]

Saya dibaptis dan saya takut pada awalnya dan juga bersemangat. Ketika saya dibaptis dalam air, iblis bermanifestasi dari dalam diri saya. Saya bahkan tidak ingat apa yang saya lakukan waktu itu.

[Tepuk Tangan]

Saya harus melihat di video. Ini “keterlaluan / gila’.

Setelah pembaptisan saya merasa beban berat benar-benar lenyap. Dan saya sangat bersemangat untuk pemuridan atas semua keyakinanku di dalam Kristus. Hal itu mulai hidup dalam diriku. Saya ingin berbicara tentang Yesus kepada semua orang bahkan kepada orang-orang yang dulu membawaku ke terorisme. Saya ingin pergi dan melihat mereka serta mengatakan kepada mereka bahwa mereka keliru. Dan Kasih itu menunggunya.

Kita diciptakan menurut gambar Tuhan. Dan saya sangat menginginkan pelajaran untuk sampai pada kebenaran dan mengenal Yesus, karena Dia mengasihi mereka, tidak peduli apa yang mereka lakukan, tidak peduli apa yang mereka katakan, Dia mengasihi mereka.

Saya tahu, tapi itu mungkin tampak berlebihan dengan apa yang saya katakan. Tapi saya tidak menginginkan Saudara berada di tempat saya sebelumnya berada. Dan saya yakin bahwa Islam bukanlah kebenaran. Saya jamin, tolong cari itu dengan sepenuh hati dan Saudara akan menemukan Dia, karena saya yakin Saudara tidak memiliki hubungan pribadi dengan Tuhan. Ini adalah sesuatu yang sangat lemah dan itulah yang saya alami. Besok saya tidak tahu ke mana saya tapi saya tahu Yesus akan menjagaku. Dan Saya mencintai ini, itu menggembirakan. Terkadang saya memikirkan keluargaku, tentu saja sulit, tentu saja sakit, karena saya sangat mengenal mereka.

Saya tidak membutuhkan apapun karena saya ada di dalam Kristus yang mengadopsi saya dan itu berasal dari Kristus. Saya tahu itu datang kedalam keluarga, tapi ayah saya tidak pernah mengatakan kepada saya bahwa dia mencintai saya dan saya tidak pernah mengatakan kepadanya bahwa saya mencintainya. Kita mengetahuinya dalam Mazmur 18:1 ketika Bapa surgawi saya mengatakan bahwa Dia mengasihi saya.

Pertama kali saya melihat ayat ini, sungguh, saya menangis, saya sendirian di kamarku dan saya benar-benar menangis dan itu sungguh menakjubkan.


  • Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu. – (Matius 5:44).
  • Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. – (Matius 7:7).
  • Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa [yang berada di Sorga], kalau tidak melalui Aku. – (Yohanes 14:6).
  • Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu. – (Yohanes 14:27).

Salam kasih dan persahabatan. Tetap semangat dan saling mengasihi sesama manusia apapun keyakinannya. Tuhan Yesus memberkati. Amin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here