Muslim lagi Sholat Mendengar dan Melihat Tuhan Yesus | Sam Khan

0
203

Suatu hari tapi saya lupa kapan, saat saya bangun, di sebelah kamar tidur ada dapur terbuka. Saya berjalan keluar dari kamar tidur dan di sebelah kanan saya, saya melihat gambar besar dengan cahaya. Dan cahaya ini adalah wajah Yesus. Wajah Yesus mungkin tidak secantik yang engkau kira, akan tetapi wajah itu begitu indah dan kasih. Kasih itu melingkupi diriku.

Spektakuler, Muslim lagi Sholat mendengar dan melihat Tuhan Yesus. Sam Khan – Muslim sees and hears Jesus!!! WOW! Shalom, begini kisahnya:

Pada dasarnya saya dibesarkan sebagai Muslim. Sekitar tahun-lalu, saya sedang berdoa cara Muslim / Rakaat atau dengan istilah apapun yang Anda ingin sebut. Sebelum saya berangkat ke kantor setiap pagi saya akan melakukan dua rakaat dan satu pagi suatu mulai terjadi saat saya berdoa. Saya mulai mendengar dalam diri saya … Yesus … Yesus … Hal itu mengganggu saya tapi tidak buruk.

Dan hal itu menjadi kejadian sehari-hari, setiap hari, setiap hari, setiap jam … Yesus … Yesus .. Yesus … Jadi berpikir apa yang sedang terjadi ? Sebagai seorang Muslim jelas saya kembali berlutut dan saya benar-benar meminta Alloh belas kasihan dan mengatakan, “Saya sangat menyesal Ya Alloh.”

Saya tidak tahu hal-hal mengenai Yesus ini berasal ? Maafkan saya. Jadi dalam doaku dari 15 menit menjadi 30 menit untuk meminta ampunan lebih dari waktu doa biasanya. Saya berhenti berdoa. Ada suatu saat didalam hidup saya di mana segala sesuatu mulai berantakan, seperti pekerjaan, kehidupan pribadi, dan sebagainya.

Kemudian saya mulai berdoa lagi dan ketika saya mulai berdoa lagi, saya masih mendengar … Yesus … Yesus … Yesus …

Dan hal yang paling menakjubkan adalah suatu hari ketika suara itu menjadi benar-benar nyaring dan benar-benar terucap jelas dalam diri saya adalah ketika Tuhan menetapkan saya akan bertemu dengan orang yang tepat.

Hal itu terancang sedemikian rupa sehingga pada suatu pagi ketika saya berdoa, Dia berkata, ‘Yesus … !!!’ dan hal itu mengguncang jiwa saya. Saya benar-benar takut. Saya berhenti berdoa dan saya bertanya, “Apa yang baru saja terjadi disini ?”

Pagi hari itu saat saya masuk kantor dan saya benar-benar kacau. Jelas saya tidak menunjukkan hal itu tapi seorang teman-ku, teman, bahwa saya bahkan tidak tahu Tuhan. Saya mengenal dia sekitar sembilan tahun dan kami bekerja untuk perusahaan yang sama. Saya hanya selalu menyukainya. Aku tidak tahu mengapa aku menyukainya.

Dia seorang yang menyenangkan. Dia berkata, “Hey Sam mengapa kamu terlihat begitu berantakan ?” Kataku, “Saya tidak tahu. Kamu tahu semuanya hanya berantakan.” Dia bertanya, “Apakah kamu berdoa ?” Dan dalam pikiran-ku berkata, “Kamu memberitahu tentang berdoa. Apa yang kamu tahu tentang berdoa ?”. Akan tetapi saya tidak mengatakan apa-apa.

Kemudian saya mengatakan, “Tidak, kamu tahu aku berdoa setiap pagi.” Kemudian dia bilang, “Baik. Mengapa kamu tidak datang ke gereja dengan saya ?” Jujur saya ke gereja. Saya melakukannya hanya untuk menyenangkan dirinya. Untuk membuatnya bahagia. Jadi pada akhir pekan hari Minggu kami pergi ke gereja.

Saya masih berpikir gereja seperti dulu. Saya memakai t-shirt dan celana formal saya, sedangkan yang lain memakai jeans. Jadi kami ke gereja dan orang-orang mulai melakukan “jamming” dan bernyanyi. Aku pikir, “Orang-orang Kristen gila … ” Apa yang mereka lakukan ? Mereka datang ke sini, dan mereka melakukan “jamming” dan kemudian mereka senang. Tentu saja mereka senang dan saya berdiri serta berpikir, “Andai saja saya punya tempat yang tenang sehingga bisa berdoa.” Iman Muslim saya masih ada. Saya tidak lagi pergi ke gereja dan saya pikir hal ini konyol.

Kita kembali ke kantor, tapi Rosie tidak meninggalkan saya. Dia terus menanyai saya, “Jadi bagaimana denganmu ? Sudahkan kamu lakukan ini dan itu ?” Dia mencoba untuk meyakinkan dan membuatku mengerti. Untuk memahami Tuhan dan ke-Kristen-an serta iman kepada Yesus.

Satu hari saya sedang didepan komputerku dan sedang berpikir, “Mari dicoba lagi.” Saya menemukan gereja yang dekat. Aku akan mencobanya dan Rosemary muncul. Saya tidak bisa berbohong untuk mengatakannya. Saya katakan kepada Rossie bahwa saya mencoba mencari gereja lain dan mencoba lagi tapi tidak di gerejanya Rossie.

Dia berkata, “tunggu, saya punya teman yang dekat denganmu, Ethan Bell. Saya ingin mengenalkan kepadamu dan kamu bisa menemuinya. Dan lihat bagaimana kelanjutannya.” Saya pikir kenyataan hal terbesar bagi saya adalah bahwa saya harus memberikan diri sepenuhnya kepada Tuhan. Jika tidak maka tidak akan pernah terjadi.

Kemudian saya menemui Robin dan dia mempunyai kasih yang mengalir. Dia .. hal itu adalah satu-satunya cara saya yang bisa saya jelaskan. Dia menakjubkan, berdiri di samping dan berusaha untuk membuat saya merasa sangat nyaman. Jadi sebelum musik band dimulai, saya menutup mata sambil menunduk Dan saya berkata, “Yesus jika Engkau adalah Juruselamat-ku, hari ini sebaiknya Engkau menunjukkan diri, kalau tidak saya kembali menjadi Muslim lagi.”

Kemudian mereka mulai bernyanyi dan jiwa saya menyalakan seperti api … Wuuuffff …kemudian kataku, “Apa yang terjadi ?” Saya merasakan cinta yang luar biasa. Saya merasa semua emosi ini bercampur. Saya tidak tahu apa yang terjadi. Saya hanya bingung. Saya berdiri di sana dan kataku, “Apa yang sedang terjadi ?”

Akan tetapi saya menyukai-nya. Saya tidak ingin hal itu berhenti. saya tahu sekarang bahwa Roh Kudus sedang membaptisku. Sebelumnya saya bahkan tidak tahu tentang baptisan Roh Kudus. Bagaimana saya tahu ini adalah babtisan Roh Kudus. Akan tetapi hal ini menantangku. Hal ini begitu menakjubkan dan hati dan pikiran saya bertemu Tuhan.

Saya mengerti bahwa Yesus adalah Juruselamat-ku. Saya kembali kehidupan sehari-hari dan sekarang saya mulai membaca Alkitab. Alkitab menjadi satu-satunya yang bisa saya gambarkan yakni seperti makanan. Ketika kamu benar-benar lapar, Alkitab mengisi kekosongan … mengisi kekosongan.

Saya membaca Alkitab dan tidak bisa berhenti “makan” Alkitab. Saya hanya mencintai Alkitab. Jadi saya mulai menganalisa. Pekerjaan saya adalah seorang analis. Jadi saya menganalisis segala sesuatu. Saya menganalisa apa yang telah saya lalui.

Kesimpulan awal saya, apa yang muncul, seperti panas, kasih yang melingkupi sehingga menangis ialah perasaan karena orang lain di sekitar saya di gereja merasa sangat senang atau energi apa pun yang mereka rasakan. Saya putuskan itu mungkin energi semua orang tetapi saya tidak bisa melepaskan hal itu dikarenakan perasaan yang kuat bahwa saya harus tahu, karena Inilah Tuhan.

Saya tidak ingin Dia pergi. Saya ingin bersamaMu. Saya ingin lebih dekat. Saya ingin lebih dalam. Saya ingin bersamaNya. Saya mulai berdoa untuk pewahyuan. Saya bilang, “Tuhan Engkau sebaiknya hadir kepadaku. Tuhan Engkau sebaiknya hadir kepadaku.” Ini menjadi doa obsesif kompulsif karena … meski saya bangun di tengah malam atau saat aku akan minum air. Saya berkata, “Tuhan Engkau sebaiknya hadir kepadaku. Tuhan Engkau sebaiknya hadir kepadaku. Tuhan Engkau sebaiknya hadir kepadaku.”

Pada saat di kantor sibuk dengan laptop, “Tuhan Engkau sebaiknya menunjukkan diri. Tuhan Engkau sebaiknya menunjukkan diri.” Hal ini menjadi suatu keinginan kuat bagiku.

Suatu hari tapi saya lupa kapan, saat saya bangun, di sebelah kamar tidur ada dapur terbuka. Saya berjalan keluar dari kamar tidur dan di sebelah kanan saya, saya melihat gambar besar dengan cahaya. Dan cahaya ini adalah wajah Yesus. Wajah Yesus mungkin tidak secantik yang engkau kira, akan tetapi wajah itu begitu indah dan kasih. Kasih itu melingkupi diriku.

Apa yang terjadi adalah pewahyuan dari Yesus sendiri. Tuhan itu sendiri turun dan menunjukkan bahwa Ia ada. Setelah itu pada saya tidak bisa berhenti …

Maksudku … Saya mencintai untuk menjadi orang Kristen. Saya mencinta Tuhan. Hal itu mengubah saya sepenuhnya. Kini saya orang yang berbeda sama sekali berbeda.

Jika kamu tahu saya sebelumnya dan saya sekarang kamu melihat dua individu yang berbeda sepenuhnya. Di dalam Islam mereka mengajarkan begitu banyak rasa takut jika kamu tidak mengenal Tuhan.

Saya untuk pertama kalinya dalam hidup membaca buku “Seeking Allah Finding Jesus” dan orang ini berbicara tentang memanggil Tuhan sebagai Bapa. Menyebut Yesus sebagai Bapa.

Pagi itu ketika saya membaca buku itu, kemudian menutup buku, dan berkata, “Bapa, Bapa” dan perasaan kasih yang melingkupi kembali muncul. Hal itu sungguh luar biasa karena sekarang saya memiliki hubungan pribadi dengan Tuhan saya, Bapa saya, Abba saya, dan itulah perbedaan besar.

Didalam Islam hanya merasakan takut dan melakukan ini salah. Sekarang saya telah belajar tentang kasih karunia dan itu perubahan besar … besar.

Sebelum penjangkauan saya tertarik dengan penginjilan, penyembuhan dan sebagainya. Saya percaya pada apa yang terjadi di dalam kitab Kisah Para Rasul. Orang-orang ini duduk di gereja-gereja untuk menemukan ruang yang khusus untuk duduk dan mendoakan orang. Mereka adalah murid yang sangat aktif.

Mereka menyembuhkan banyak orang dan mengabarkan Injil. Jika kamu menemukan seseorang yang lumpuh dan kamu memberitahu mereka bahwa Bapamu bisa menyembuhkan.

Mereka ingin tahu Bapa. Mereka ingin tahu Yesus. Dan kamu menyembuhkan dia di tempat dengan kekuatan Yesus Kristus. Hal itu memberi dampak besar pada kehidupan orang itu.

Ketika kami pergi dan menyembuhkan wanita pertama yang memiliki sakit kepala … Benar-benar luar biasa. Maksudku, aku begitu gembira karena raut wajahnya seperti … wow … Dia begitu terkejut. “Apa yang terjadi ?” Dan itu benar-benar bekerja.

Hal itu jelas menakutkan karena kamu tidak terbiasa berjalan terutama kepada orang-orang dunia dan mulai memuridkan mereka dan berbicara dengan mereka tentang Tuhan dan mulai untuk menyembuhkan mereka.

Hal itu sebuah perjalanan yang menakjubkan … menakjubkan. Terutama kamu melayani dengan tidak berpikir berapa banyak yang terkena dampak. Hal ini memiliki dampak besar bagi kami.

Aku begitu tertarik dalam kasih Tuhan. Yang ingin saya lakukan adalah membawa seluruh keluargaku memahami Tuhan, memahami Yesus dan tahu apa yang Dia lakukan bagi kita. Yang saya lakukan adalah mengambil buku-ku dan ingin kakak-ku membacanya karena saya terus mencoba untuk memberitahu dia tentang Tuhan.

Jadi saya memberinya sebuah buku dan buku itu cukup menakutkan karena ketika saya membaca buku ini, aku menangis. Apa yang buku ini bisa lakukan adalah menjelaskan sejarah dan … Saya membandingkan hal-hal yang telah dilakukan oleh Muhammad Sallallahu Wasallam dan Yesus dan itu cukup menakutkan bagi seorang Muslim untuk memahami kebenaran tentang … seseorang yang begitu percaya Muhammad tapi sejarah menunjukkan bahwa sebenarnya saya akan mengatakan Muhammad bukanlah orang yang baik dan dan

Mungkin orang-orang yang menonton ini mengatakan kata-kata saya jahat. Tetapi saya meminta kamu untuk mencarinya. Saya memberikan ini untuk saudaraku, sehingga kamu dapat mengetahui kebenaran.

Dia tidak membacanya, tetapi putrinya membacanya. Dia terpesona … dia berkata, “Sam ini benar.” Fakta adalah fakta, sejarah adalah sejarah. Semuanya ditulis dan saya tidak ingin bicara ke rincian akan tetapi cukup mengerikan.

Sumber:

WOW !!! Muslim Sholat Dengar & Lihat Tuhan Yesus | Sam Khan

Saya benar-benar sangat menyarankan setiap Muslim yang menonton ini – silahkan lihat ke dalamnya. Dia berkata kepada saya, “Bagaimana saya tahu bagaimana saya tahu Tuhan saya, kamu tahu Maksudku, aku tidak tahu.”

Saran saya kepada siapa saja yang merasa seperti itu adalah bertanya. Karena itulah yang kebanyakan dari kita dapat lakukan. Hanya mengatakan,

“Tuhan tolong tunjukkan diri-Mu padaku. Jika Engkau Yesus silakan tunjukkan kepadaku. Katakan jika itu kamu Muhammad maka tunjukkan dirimu kepadaku.”

Saya bisa bertaruh 100 berbanding 0 (100 : 0) bahwa Yesus akan muncul. Yesus akan menunjukkan diri kepada saudara. Yesus itu nyata.
—– Demikian kesaksian Sam Khan

Setelah pertemuan itu, istrinya dan juga anaknya bertemu Yesus. Keponakannya bertanya kepada Yesus untuk memunculkan diriNya, dan dia mulai mimpi ayat-ayat Alkitab (tanpa membaca sebelumnya), dan segera meminta Yesus menyelamatkan nyawanya.


  • Aku dan Bapa adalah satu.” – (Yohanes 10:30).
  • Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan. – (Yohanes 13:13).
  • Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. – (Yohanes 14:6).
  • (6) Inilah Dia yang telah datang dengan air dan darah, yaitu Yesus Kristus, bukan saja dengan air, tetapi dengan air dan dengan darah. Dan Rohlah yang memberi kesaksian, karena Roh adalah kebenaran. (7) Sebab ada tiga yang memberi kesaksian (di dalam sorga: Bapa, Firman dan Roh Kudus; dan ketiganya adalah satu. (8) Dan ada tiga yang memberi kesaksian di bumi): Roh dan air dan darah dan ketiganya adalah satu. – (1 Yohanes 5:6-8).

Salam kasih dan persahabatan. Tetap semangat dan saling mengasihi sesama manusia apapun keyakinannya. Tuhan Yesus memberkati. Amin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here