Menurutku Islam Identik Dengan Muhammad – Dom Azarel (Murtadin)

0
2265

Jadi dia (muhammad) memilih Rehanna. Rehanna adalah istri dari salah satu anggota suku. Dia melihat suaminya dipenggal tepat di depannya dan kemudian pria yang memerintahkan pemancungan membawanya ke tendanya dan memperkosanya.

Shalom, this is her testimony:

Halo semuanya, saya tetangga ramah favoritmu, si kafir Dom Azarel. Ya, satu akun saya dilarang tapi itu bukan alasan mengapa saya membuat video ini. Baru-baru ini saya menerima email dari seorang pria yang tertekan yang peduli dengan perspektif kategoris saya tentang Islam. Jadi karena tidak ada yang pernah berselisih dengan saya sebelumnya tentang apapun yang harus saya katakan tentang Islam maka saya harus menjelaskan melalui video.

Jika saudara tidak menangkap sarkasme dalam hal itu maka ini akan menjadi video yang sangat panjang. Jadi saya ingin membahas beberapa hal. Saya tidak memiliki interpretasi tentang Islam. Tidak masalah jika saya melakukannya. Interpretasi Muslim moderat tidak masalah, interpretasi saudara tidak masalah. Sejarawan, para peneliti, para ilmuwan, Isis, tidak masalah penafsiran apa terhadap Islam yang mereka miliki. Hanya ada satu orang dalam sejarah dunia yang interpretasinya penting dan orang itu adalah Muhammad.

Nabi Islam Muhammad, Rasulullah (Utusan Allah SWT), Uswahasana, itulah contoh sempurna dari Allah SWT yang mana umat Islam seharusnya ikuti dalam hidup mereka.

Apa pun yang saudara tidak mengerti tentang Islam, tulisan suci apapun dalam Quran, yang tidak masuk akal, saudara tidak tahu bagaimana cara menerimanya. Saudara berharap ada interpretasi yang berbeda tentang hal itu. Yang harus saudara lakukan adalah melihat hadis dan melihat bagaimana Muhammad dipahami dari kitab suci itu. Apa yang dia lakukan ? Apa interpretasinya? Sekarang kita bisa menemukannya dengan melihat ke sana dan melihat apa yang dia katakan dan apa yang dia lakukan.

Salah satu dari hal-hal itu adalah Muhammad ternyata seorang tukang penggal kepala. Benarkah ini ? Apakah dia panglima perang? Apakah psikopat gila ini yang membunuh orang-orang tidak bersalah? Dan begitulah seharusnya Islam.

Nah kita bisa cari tahu disini. Saya memilikinya di Ishaq Hisyam 674, jika saudara ingin melihat, ada referensi kecil untuk itu dalam Quran 33:26. Ini berbicara tentang suku Bani Quraish, inilah suku Yahudi Israel. Mereka damai. Mereka tinggal dengan semua suku lain di sekitar Medina, baik-baik saja. Tapi saat Muhammad datang ke Madinah sebagai pengungsi. Ketika dia diusir keluar dari Mekah karena tindakannya yang suka perang dan intoleransi dalam pidato kebencian dan usahanya untuk membuat orang memberontak dan berperang melawan semua suku. Medina membawanya, yang sayangnya, untuk kematian mereka. Tapi Muhammad membawa lebih banyak teman-temannya, membangun para pengikutnya sebuah pasukan massal dan kemudian dia mulai membantai suku-suku di sekitar Medina.

Salah satu suku tersebut adalah bani Quraish yang sangat terkenal karena mereka dibantai. Apa yang terjadi adalah Muhammad mendekati pemimpin suku itu dan dia menuntut agar mereka berjanji setia kepadanya dan pasukannya. Dan suku-suku tersebut tidak melakukannya. Mereka tidak mau melakukan ini. Mereka ingin tetap netral. Mereka tidak ingin terlibat perang yang dia hadapi dengan suku-suku lain di sekitar atau dengan Mekkah. Jadi mereka menolaknya. Mereka bilang tidak, kita akan tetap netral. Muhammad tidak menginginkan hal ini. Jadi Muhammad dan tentaranya mengikat semua pria dan semua anak laki-laki dan mereka memeriksa rambut kemaluan anak laki-laki. Jika mereka memilikinya berarti mereka cukup tua untuk dianggap sebagai pria. Dan mereka semua disembelih satu demi satu, berdampingan, parit digali. Masing-masing dipenggal satu per satu, sepanjang waktu, berjam-jam waktu itu, berhari-hari sampai akhirnya sekitar 800 orang disembelih.

Hal ini sangat mengganggu karena tidak hanya anak-anak yang terlibat, tapi juga istrinya Muhammad, Aisyah, istri Muhammad yang masih kanak-kanak tercatat duduk di sampingnya Muhammad menyaksikan pemenggalan-2 kepala ini.

Di Hadis Abu Dawud 2665, dia mengatakan bahwa saya tidak akan lupa bahwa dia tertawa terbahak-bahak meskipun dia tahu bahwa dia akan dibunuh. Aisyah di sini berbicara tentang salah satu wanita yang dipenggal bersama laki-laki itu.

Dia benar-benar menonton pemenggalan-pemenggalan ini pada usia sekitar 12 tahun di samping suami-nya yaitu nabi Muhammad. Tapi tentu saja saya maksudkan jika saudari diperkosa pada usia 9 tahun yang semua hadisnya sependapat pada usia itu bahkan dari bibirnya sendiri. Dia menyatakan bahwa dia berusia 9 tahun saat dia melaksanakan pernikahannya dengan Nabi Muhammad. Dan sepertinya dia (Aisyah) ‘menurunkan rasa peka’ terhadap hal itu.

Setelah Muhammad duduk dan lihat semua pemenggalan kepala dan setiap laki-laki dan anak laki-laki yang terakhir dipenggal, tersisa para wanita dan anak perempuan ini. Kemudian apa yang Muhammad lakukan terhadap mereka ? Mereka digunakan sebagai budak seks untuk dia dan pasukannya. Sebagai pemimpin, Muhammad harus memilih wanita tercantik untuk dirinya sendiri. Jadi dia memilih Rihanna. Rihanna adalah istri salah satu anggota suku. Dia melihat suaminya dipenggal tepat di depannya dan kemudian pria (Muhammad) yang memerintahkan pemancungan membawanya ke tendanya dan memperkosanya.

Umat Islam selalu mencoba untuk membenarkan hal ini dengan mengatakan, tidak, dia memeluk Islam, tidak, dia jatuh cintai dengan Nabi, tidak, itu adalah pernikahan yang rela. Tapi saya ingin saudara memikirkan ini, suaminya dipenggal kepalanya, teman-temannya dipenggal, saudara laki-laki, paman, kakek, siapapun. Seluruh anggota suku yang dia tahu dipenggal tepat di depan matanya. Apakah saudara berpikir bahwa dia akan pergi ke tenda Muhammad ini dengan sukarela dan tidur dengan nabi yang memerintahkan semua pembantaian ini.

Tidak, tentu saja tidak. Hal yang sama terjadi pada Sofia. Sofia adalah seorang gadis berusia 17 tahun yang sangat cantik. Ayah dan saudara laki-lakinya dipenggal atas perintah Muhammad. Apakah menurut saudara bahwa gadis berusia 17 tahun ini yang telah menyaksikan saudara laki-lakinya dan ayahnya dipancung tepat di depannya, semua teman, keluarganya dipancung, akan jatuh cinta pada orang yang memerintahkan pembantaian keluarganya ? tentu saja tidak.

Ini omong kosong kalau berpikir bahwa siapa pun akan setuju saja dengan itu. Dia diharuskan. Dia dipaksa. Nah, di sinilah ayat Al Qur’an 4:24 berasal dari saat Muhamad berkata “dan (diharamkan juga kamu mengawini) wanita yang bersuami, kecuali budak-budak yang kamu miliki (Allah telah menetapkan hukum itu) sebagai ketetapan-Nya atas kamu …”. Ini adalah Ayat Qur’an yang sangat terkenal yang mana banyak kali umat Islam akan mengatakan tidak, tidak, tidak, itu tidak berarti tawanan dan masih berbicara tentang istri karena di tangan kanan Saudara. Saya tidak tahu … memakai cincin kawin. Saya yakin tidak. Saya percaya itu ada di tangan kiri saudara.

“Surrah 4:24. dan (diharamkan juga kamu mengawini) wanita yang bersuami, kecuali budak-budak yang kamu miliki (Allah telah menetapkan hukum itu) sebagai ketetapan-Nya atas kamu. Dan dihalalkan bagi kamu selain yang demikian (yaitu) mencari istri-istri dengan hartamu untuk dikawini bukan untuk berzina. Maka istri-istri yang telah kamu nikmati (campuri) di antara mereka, berikanlah kepada mereka maharnya (dengan sempurna), sebagai suatu kewajiban; dan tiadalah mengapa bagi kamu terhadap sesuatu yang kamu telah saling merelakannya, sesudah menentukan mahar itu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. ”

Pokoknya, ini adalah saat dia mengutip Kitab Suci, teman-temannya datang kepadanya karena mereka enggan melakukan hubungan intim (sex) dengan budak yang baru saja mereka kumpulkan. Karena mereka ada di hadapan para anggota suku. Itu berarti bahwa beberapa dari suku-suku ini, beberapa dari suami, ayah, saudara laki-laki, anak laki-laki masih hidup disembelih satu per satu, ketika para sahabat, pasukan Muhammad mengambil istri mereka, anak perempuan mereka, saudara perempuan mereka sebagai budak seks. Jadi untuk menghibur mereka, untuk meyakinkan mereka bahwa ini baik-baik saja dan ini adalah kehendak Allah SWT. Tepat saat itu Muhammad mengutip Kitab Suci itu. Itu cukup menjijikkan jika saudara bertanya kepada saya. Tapi jika saudara ingin mencarinya, saudara tidak perlu mengambil kata-kata saya untuk itu. Ini ada di Hadis Abu Dawud 2150 juga di Hadis Muslim 3433. Ini adalah pencarian google yang cepat dan bukan dari situs konservatif manapun. Ini hanya dari situs yang mengunggah hadis. Saudara bisa membacanya dalam bahasa Arab. Saudara bisa membacanya dalam bahasa Inggris. Saudara bisa membacanya dalam bahasa apapun.

Selanjutnya kita tahu bagaimana Muhammad memperlakukan penghujat. Bagaimana Muhammad memperlakukan orang-orang yang mencemooh dan menghina dia. Abu Dawud 14:2678, Muhammad memerintahkan anak buahnya untuk membunuh Fartana, gadis budak itu karena dia biasa membaca puisi yang menghina Muhammad. Abu Dawud, Hadis yang sama, 14:2678 Muhammad memerintahkan anak buahnya untuk membunuh Khariba karena dia biasa membaca puisi yang menghina Muhammad. Tabari vol 8, Sejarah Islam, Muhammad memerintahkan anak buahnya untuk membunuh Sarah karena Muhammad mengklaim bahwa dia biasa menghina dia saat berada di Mekkah. Abu Dawud 33:4153, Muhammad memerintahkan anak buahnya untuk membunuh Hind bint Utbah karena telah memotong jantung paman Muhammad, Hamza setelah dia meninggal dalam Pertempuran Uhud. Abu Dawud 38:4348 Muhammad memerintahkan anak buahnya untuk membunuh istri orang buta karena wanita itu menghina dia.

Saya tidak tahu bagaimana membenarkan semua ini. Ya itu adalah kejahatan dibawah hukum Syariah. Ini didukung oleh Quran. Didukung oleh hadis bahwa saudara jangan menghina Nabi Islam. Tapi … membunuh istri seorang buta. Membunuh gadis budak muda karena mereka datang dengan pentun jenaka yang mengolok-oloknya. Ini adalah kegilaan. Ini bukan orang yang cinta damai.

Ini bukan orang yang logis. Ini adalah tangisan cengeng paranoid yang kebetulan juga menjadi pembunuh massal. Inilah yang sedang kita bicarakan. Inilah orang yang diperintahkan kepada umat Islam untuk diikuti. Saya tidak memerintahkan mereka untuk mengikuti orang ini. Saya tidak ingin mereka mengikuti orang ini. Jika saya bisa memberikan pesan kepada seluruh dunia muslim maka saya akan mengatakan, ‘Lihtlah pria yang saudara harus ikuti.’

Lihatlah contoh sempurna yang sesat dan tinggalkan dia. Jangan mengikutinya. Jangan lakukan apa yang dia lakukan. Tapi saya tidak memiliki wewenang untuk melakukan itu, saudara juga tidak, Muslim moderat juga tidak, dan Muslim yang damai tidak melakukannya.

Allah SWT memiliki otoritas di sini atau begitulah kata Muhammad, karena Muhammad mengungkapkan segalanya kepada orang-orang yang “diduga” Allah SWT perintahkan, tidak ada siapapun di sana sebagai saksi pada wahyu-wahyu ini. Tidak ada seorangpun di sekitar untuk mendengar malaikat Gabriel yang memberi Muhammad wahyu-wahyu ini. Tidak ada keajaiban yang dilakukan untuk membuktikan bahwa dia adalah Nabi. Nyatanya saat Muhammad meninggal di-racun, wanita Yahudi yang membawa racun itu ke dia, mengatakan bahwa jika dia benar-benar Nabi … Muhammad. Jika dia benar-benar Rasulullah (Utusan Allah SWT), dia tidak akan mati oleh racun dari seorang budak Yahudi. Muhammad menelan racun itu dan meninggal di pelukan Aisyah.

Jika logika lebih banyak digunakan dalam melihat Islam, saya tahu bahwa lebih banyak Muslim akan meninggalkannya. Saya tahu bahwa mereka akan melihat diri mereka sendiri dan mengatakan, ‘Tuhan macam apa yang saya sembah ?’ Apakah Dia nyata? Saya hanya mengambil kata-2 Muhammad. Muhammad yang tidak melakukan mukjizat, yang mengaku telah melakukan mukjizat, yang mengaku telah pergi ke surga dengan seekor kuda bersayap dengan wajah seorang wanita, yang mengaku pernah mengunjungi neraka. Tidak ada saksi-saksi mata.

Source:

Sorry, liberals. There’s only 1 interpretation of Islam — Muhammad’s

Tidak ada alasan selain kata Muhammad, seorang pria yang membunuh dan memperkosa dan menjarah. Dan hanya untuk fakta itu saya tidak dapat mengerti, mengapa ada orang yang mau mengikuti Islam, selain fakta bahwa pertanyaan logika tidak hanya melemahkan iman, tapi adalah ilegal jika saudara pergi ke negara Muslim di mana hukum Syariah diterapkan. Dan saudara mempertanyakan sesuatu kepada seorang imam, mungkin mengajukan pertanyaan, mengatakan bahwa, ‘Saya tidak mengerti mengapa kita mengikuti Muhammad ? Jika tidak ada saksi, tidak ada keajaiban. Ini hanya karena dia yang berkata.’ Pertanyaan sampai ke pemerintah dan saudara akan dihukum mati sebagai penghujat, seorang murtad, apa pun alasan yang mereka berikan, mungkin karena menghina Nabi.

Saya benar-benar berdoa agar umat Islam menonton video ini. Saya berharap hal itu membuat mereka marah. Saya berharap itu membuat mereka marah. Saya berharap mereka mulai mempertanyakan agama mereka dan mulai mencari sendiri. Mereka tidak perlu menelan kata-kata saya untuk itu. Saya hanya ingin orang mulai berpikir.
— Demikian kesaksian Dom Azarel


  • Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa [yang berada di Sorga], kalau tidak melalui Aku. – (Yohanes 14:6).
  • Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu. – (Yohanes 14:27).

Salam kasih dan persahabatan. Tetap semangat dan salam kompak selalu. Tetap mengasihi sesama manusia apapun keyakinannya. Tuhan Yesus pasti memberkati. Amin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here