Anak Imam Sadar Nabinya Keliru Jadi Sayang Yesus – Paul

0
266

Nama saya Paul. Saya lahir dan dibesarkan di sebuah negara Muslim. Sebenarnya nama kelahiran saya bukan Paul tapi setelah saya meninggalkan Islam, saya merasakan bahwa Tuhan memanggil saya untuk membawa Injil kepada umat saya sendiri seperti yang dilakukan Rasul Paulus. Jadi saya mengganti nama Muslim saya.

Tumbuh dewasa, saya tidak pernah mendengar Injil atau melihat Alkitab. Saya dibesarkan untuk menjadi seorang Muslim dan mati sebagai seorang Muslim. Terkadang saya akan bertanya kepada ayah saya tentang agama kami seperti, “Mengapa Allah SWT hanya mendengar doaku jika saya berdoa ke arah Mekkah.” Dia hanya akan berkata, “Jangan tanya, ini Islam.”

Tapi setelah istri-ku dan saya pindah ke Chicago pada tahun 2002, saya bertemu dengan seorang mantan Muslim bernama Mohammed Ghazali. Dia memberi saya sebuah buku, dia menulis tentang kesaksiannya. Itu mengubah hidup saya. Saya pernah mendengar orang-orang Kristen pindah menjadi Muslim sebelumnya tapi saya belum pernah mendengar seorang Muslim masuk agama Kristen.

Dia memberi saya salinan pertamanya untuk dibaca dan Alkitab bahasa Arab. Seluruh buku itu adalah daftar referensi dari Quran dan buku sejarah Muslim kuno yang mengungkapkan banyak hal mengejutkan tentang Islam.

Dia mengklaim, saya akan tahu banyak kontradiksi jika saya belajar. Salah satu contoh dari bukunya adalah klaim bahwa Nabi Muhammad menikahi seorang gadis berusia 6 tahun saat usianya di atas 50 tahun. Dan bahwa Muhammad mewujudkan perkawinan itu saat dia (Aisya) berumur 9 tahun.

Ini tidak mungkin saya terima. Hari ini seorang pria akan dipenjara karena itu. Klaim lain adalah bahwa Muhammad menikah dengan sepuluh wanita pada saat bersamaan. Jika benar ini berarti dia melanggar hukum agamanya yang memungkinkan maksimal empat istri saja. Ada banyak klaim yang saya tidak percaya tapi Ghazali bijak. Dia mencantumkan banyak buku Muslim kuno sebagai pendukung dan memberikan referensi sehingga siapapun bisa memeriksa sendiri.

Tapi saya tidak memiliki semua buku ini. Mereka sangat mahal. Jadi saya menggunakan Google dan pencarian pertama pada banyak situs berbahasa Arab dengan semua buku referensi dan ini mengkonfirmasi kontradiksi tentang Islam.

Tapi saya sangat skeptis. Saya mengatakan bahwa bisa jadi semua persekongkolan oleh orang Amerika dan Yahudi untuk menipu orang-orang Muslim. Ghazoli sangat berani. Dia terus menghubungi saya, bertanya kepada saya, apakah saya memiliki pertanyaan tentang bukunya dan menanyakan apakah saya ingin bersama-sama mendiskusikannya?

Tapi saya katakan kepadanya bahwa saya belum siap. Saya berpikir saya akan terus menyelidiki hal ini, sehingga saya bisa membuktikan bahwa dia salah. Jadi karena saya tidak dapat mempercayai apa yang ada di Internet, saya membuat daftar semua buku Muslim yang dia miliki dan pergi ke sebuah toko buku Muslim besar di Chicago.

Saya meninggalkan toko itu dengan dua kotak penuh buku. Dan saya hanya membeli salinan yang dicetak di Arab Saudi karena menurut saya para penerbit Amerika bisa menambahkan kesalahan untuk mengelabui umat Muslim.

Saya memeriksa setiap referensi satu per satu, dan mereka semua cocok. Saya tidak bisa percaya, tidak mungkin Islam penuh kebohongan. Ini menyebabkan banyak tekanan bagi saya. Saya telah menjadi seorang Muslim yang bahagia. Mengapa Tuhan memberi saya pergumulan (dilema) ?

Saya terus belajar dan berdoa dan terus mencari kebenaran. Kemudian pada suatu saat saya sujud di lantai dan saya bilang, “Pencipta surga dan bumi, saya tahu Engkau itu nyata. Saya percaya padaMu, tapi saya tidak tahu siapa Engkau. Tolong tunjukkan kepada saya siapa diri-Mu sebenarnya. Jika Engkau adalah Allah SWT dan jika Islam itu benar maka saya akan menghabiskan seluruh hidup saya untuk berkomitmen kepadaMu dan untuk mengislamkan banyak orang Amerika.

Tetapi jika Engkau adalah Tuhan Kristen, saya akan melayaniMu seumur hidup saya.” Saya terus membaca dan mempelajari tiga hal utama yang menyentuhku dari Alkitab. Pertama, bahwa Yesus memerintahkan para pengikut-Nya untuk mengasihi dan mendoakan musuh-musuh mereka. Kedua, bahwa Tuhan mengasihi orang benar dan orang berdosa. Dan yang ketiga, bahwa Dia ingin umat-Nya menyembah Dia sebagai Bapa mereka.

Hal-hal ini tidak ada dalam Islam, saya belum pernah mendengar hal seperti ini sebelumnya. Setelah berbulan-bulan berjuang, berdoa dan belajar kedua agama secara mendalam akhirnya saya sampai pada kesimpulan bahwa Islam adalah agama buatan Muhammad.

Saya mengakui saya butuh pengampunan dan menaruh iman saya kepada Kristus sebagai penyelamat dan Tuhan saya. Awalnya istriku sangat kesal. Menurutnya pernikahan kami sudah berakhir. Tapi setelah empat bulan, dia percaya pada Kristus. Dia adalah orang pertama yang saya tuntun kepada Yesus.

Karena kita telah menggunakan teknologi internet terbaru dan media sosial untuk berbagi Kristus dengan puluhan ribu umat Islam di seluruh dunia, terutama di negara-negara yang dekat dengan penginjilan, dan ruang ngobrol pribadi yang jauh dari pengawasan anggota keluarga dan pemerintah yang ketat.

Tim kami di Timur Tengah dan Afrika Utara memiliki ratusan percakapan setiap bulan dengan para pencari dan skeptis Muslim. Mereka juga memantau orang-orang Arab percaya yang sangat membutuhkan pemuridan dan persekutuan. Saya diberkati telah diselamatkan dari Islam. Dan seperti Rasul Paulus, saya memiliki hak istimewa untuk menyampaikan kebenaran kepada umatku sendiri. Saya memuji Tuhan Yesus untuk itu.
— Demikian kesaksian Paul


  • Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. Dapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri atau buah ara dari rumput duri? Demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik. Tidak mungkin pohon yang baik itu menghasilkan buah yang tidak baik, ataupun pohon yang tidak baik itu menghasilkan buah yang baik. Dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api. Jadi dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. – (Matius 7:16-20).
  • Pada mulanya adalah Firman (Yesus); Firman itu bersama-sama dengan Allah [Bapa di Sorga] dan Firman Yesus itu adalah Allah. – (Yohanes 1:1).
  • Kata Yesus kepada mereka: “Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya. – (Yohanes 4:34).
  • dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.” – (Yohanes 8:32).
  • Kata Yesus kepada mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada.” – (Yohanes 5:58).
  • Aku (Yesus) dan Bapa adalah satu.” – (Yohanes 10:30).
  • Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan. – (Yohanes 13:13).
  • Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa [yang berada di Sorga], kalau tidak melalui Aku. – (Yohanes 14:6).

Salam kasih dan persabahatan. Tetap semangat dan mengasihi sesama manusia apapun keyakinannya. Tuhan Yesus memberkati. Amin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here