Atheis Ketemu Yesus Dapat Visi Penyaliban – Ronald Dabdoub

0
285

Dan tiba-tiba saya berada pada saat penyaliban Yesus Kristus. Hal pertama yang saya lihat adalah Yesus tergantung di kayu salib tapi kemudian pergi berada ke saat sebelum Dia di kayu salib dan Dia dicambuk menyilang di punggungNya.

Dan saya melihat punggung-Nya. Saya melihat Dia dicambuk di punggung dan saya melihat punggung-Nya luka menganga. Dan penglihatan itu hilang.

Shalom, this is the story:

Ok, Saya pernah mengobrol dengan istriku. Apakah kamu percaya kepada Tuhan ? Dia bilang tidak, saya tidak percaya pada Tuhan, peri langit, saudara tahu. Apa yang saya pikir tentang Tuhan ? Saya pikir Tuhan itu seperti sesuatu yang dibuat oleh pemerintah yang membuat orang takut untuk tidak melanggar hukum. Seperti … ya, saudara bisa lolos dengan kejahatan yang sempurna ini, tapi saudara tidak bisa lolos begitu saja karena Tuhan maha melihat dan maha tahu.

Saya pikir itu adalah semacam konsep pengendalian pikiran (Mind Control). Dan dengan semua penelitian ilmiah baru yang muncul dan proses evolusi dan semua ini. Saya mulai meneliti hal itu dan ketika saudara mulai mendengarkan dan meneliti orang-orang yang memiliki keyakinan bahwa tidak ada Tuhan dan hanya itulah yang saudara dengar. Kepalamu dipenuhi dengan keyakinan itu.

Itu pada dasarnya pikiran saya berada. Suatu hari saya baru mulai berpikir, “Tuhan, apakah Engkau nyata ? Mengapa Engkau tidak menunjukkan diri kepadaku jika Engkau nyata?” Dan saya katakan, “Tuhan, Engkau tahu ? Engkau tahu mengapa saya tidak percaya Engkau nyata? Saya akan memberitahu Engkau mengapa ? Karena saya melihat orang jahat yang tidak peduli dengan siapapun. Dan mereka punya miliaran dolar. Uang yang tidak mereka sentuh, tidak pernah habis. Mereka hanya melihatnya tertumpuk. Ada anak-anak yang tidak makan malam ini. Dimana Engkau ? Bagaimana saya percaya kepadamu? Engkau tahu segalanya, mencintai semua dan penuh perhatian ???”

Nah inilah yang saya lihat orang jahat menjadi makmur. Dan saya melihat anak-anak kecil yang tidak berdosa pergi tidur kelaparan, beberapa akan mati karena kelaparan. Dan saya bertanya-tanya di mana Engkau berada? Engkau tahu jika Engkau nyata, tolong tunjukkan Diri-Mu kepadaku. Saya ingin tahu.

Dan ini adalah hal lain, “Tuhan jika kamu nyata, siapakah Tuhan yang sebenarnya ?” Apakah saya beruntung dilahirkan di tempat di mana orang mengatakan bahwa Yesus adalah Tuhan? Karena jika saya lahir di tempat lain kita mempercayai Allah SWT. Jika saya seorang Yahudi, saya tidak akan percaya bahwa Juruselamat saya telah datang. Saya bisa percaya pada Buddha atau Dagon. Saya bisa percaya pada begitu banyak tuhan ini, tergantung dari mana saya lahir, budaya apa yang saya bawa.

Jadi apakah saudara mengatakan kepadaku bahwa dimana saudara dilahirkan menentukan apakah saudara melayani Tuhan yang benar atau tidak. Saya ingin tahun apakah Tuhan yang ingin saya ketahui benar-benar nyata. Saya ingin tahu siapa Tuhan yang nyata itu. Saya mengatakan kepadamu, “Jika Engkau nyata, saya benar-benar ingin tahu.” Saya memerlukan sesuatu yang lebih dari sekadar kata-kata. Karena jika seseorang mencoba berbicara dengan saya tentang hal itu, itu hanya kata-kata untuk saya. Mereka yang mencoba untuk mendorong kepercayaan mereka kepada saya. Hanya jika saya ingin seseorang mempercayai sesuatu yang saya percaya, saya akan mencoba meyakinkan mereka itu. Saya butuh sesuatu yang lebih dari sekedar kata-kata, Tuhan. Engkau tahu … saya butuh.

Saya melakukan ini setiap hari, sepanjang hari selama 30 hari selama 8 jam sehari, “Tuhan jika Engkau Nyata, tunjukkan diri-Mu kepadaku ? Tuhan jika Engkau Nyata tunjukkan diri-Mu kepadaku ? Beri saya sesuatu. Tuhan saya perlu tahu. Saya perlu tahu sesuatu. Saya sedang memanggil sekarang. Jika Engkau nyata, tolong lakukan sesuatu untuk memberi tahu bahwa Engkau di sini.” Karena dalam cara hidupku, saya membutuhkan Tuhan. Saya membutuhkan pertolongan ilahi.

Pukul 2 dini hari saya bangun, karena saya harus pergi ke kamar mandi. Dan saya berada di dalamnya berbaring di posisi datar di punggung saya seperti ini. Kecuali saat saya terbangun. Saya tidak bisa memindahkan apapun. Saya tidak memiliki kendali atas tubuhku. Saya mencoba berteriak tapi saya tidak bisa bicara. Saya hanya bisa menggerakkan bola mata dan saya tidak pernah merasakan begitu banyak ketakutan. Ini adalah pengalaman teraneh yang pernah saya alami dalam hidupku. Apa yang terjadi ?

Jadi saya langsung mulai meneliti hal itu. Dan hal itu disebut “kelumpuhan tidur” (“sleep paralysis”) dan pada zaman kuno disebut “Iblis yang berdiri di dada seseorang”. Iblis akan menyerang ketika seseorang melakukan penelitian alien atau bermain dengan papan Ouija atau jika mereka melakukan kemajuan menuju Kerajaan Surga. Saya menerima Yesus Kristus sebagai penyelamatku, jadi saya katakan bahwa saya membuat kemajuan menuju Kerajaan Surga. Saya tidak ingin menerima zaman kuno, saya hidup pada zaman budaya Barat modern. Apa yang dikatakan sains modern tentang apa yang terjadi padaku? Dan melalui penelitianku, pengetahuan sains yang muncul adalah tubuh saudara sedang tidur, tapi kesadaran saudara tidak tidur. Jadi sains mengatakan padaku bahwa hal ini terpisah.

Pagi-pagi sekali matahari baru saja terbit dan saya melihat betapa cantiknya warna-warni yang berbeda di langit. Dan semua hal di dunia ini terlihat berbeda bagiku hari ini. Ini seperti … seperti … Saya menjalani hidup dalam 3D, kecuali saya tidak memiliki kacamata. Dan hari ini saya memiliki kacamata 3D. Saya bisa melihat kecerdasan di setiap awan. Saya mulai bertepuk tangan, saya berkata, “Tuhan, ini indah. Terima kasih banyak.”

Seiring saat saya melalui perasaan ini, saya melihat ke kanan entah dari mana mereka membentuk diri, dua di antaranya di samping masing-masing, tornado setinggi 12 kaki. Dan hanya berputar tepat di samping satu sama lain – Mereka membentuk – dua awan tornado berputar dan kemudian terdampar. Dan saya berkata, “Ya, Tuhan itu nyata ….” Saya bersorak … Saya tidak bisa menceritakan kegembiraan itu. “Tuhan itu nyata dan Dia mengungkapkan diriNya kepadaku.” Saya melihat … hari ini … Saya melihat sebuah pohon dan dedaunan membentuk wajah Yesus Kristus. Seperti di mana saja saya melakukan semua yang kulakukan itu yang saya lihat adalah Tuhan … Tuhan … Tuhan.

Dan saya berkata, “Apakah saya kehilangan akal ? Apakah saya gila ?” Maksudku apa yang terjadi padaku. Saya ingin tahu apa yang terjadi denganku. Saya tidak mengerti apa yang sedang terjadi. Saya tahu saudara akan merasa sulit percaya tapi inilah yang terjadi. Saudaraku membelikan saya sebuah Alkitab, menjadi seorang Kristen. Itu adalah hadiah darinya padaku. Saya membuka Alkitab di kamar-ku. Halaman-halaman itu terbuka sendiri. Saya tidak mengarang ini. Saya bisa melakukan tes poligraf (tes kejujuran) ini. Dan tertulis, “Jika engkau mencari-Ku … ” Saya tidak ingat kata-kata itu … “Jika engkau benar-benar mencariKu … maka engkau akan menemukanKu dan saya akan mengungkapkan diriKu kepadamu. Dan engkau akan memiliki pengetahuan tentang Tuhan. Carilah Aku dan engkau akan menemukanKu.”

Dan itulah yang terjadi. Saya dengan sungguh-sungguh mencari Tuhan dengan segenap hati dan jiwaku, memejamkan mataku berbaring di tempat tidur dan rilek. Dan saya mulai memiliki penglihatan. Saya … seperti … bermimpi kecuali saya terjaga. Saya tahu saya berbaring di tempat tidurku, kecuali saya mulai terbang melintasi ruang. Angin bertiup di wajahku. Saya tahu, meski saya masih berbaring di tempat tidurku. Saya terjaga / sadar tapi saya menikmati ini. Jadi saya hanya melaluinya. Kemudian … angin di kamarku bertiup kencang, sangat kuat. Saya harus membuka mataku. Nah … di atas tempat tidurku ada tirai ke jendela … gordennya bertiup kencang di udara. Kipas angin langit-langit tidak menyala. Jadi saya punya empat dinding di sekitarku, tetapi dari mana angin ini datang ?

Nah, awan tornado yang saya katakan tadi masuk ke kamarku. Dan ketika asap menghilang muncul seperti Roh Yesus Kristus. Dan dia memanifestasikan diri ke dalam bentuk manusia. Dia bersinar … Dia bersinar … itu yang bisa saya katakan.

Dan kemudian Dia kembali seperti bentuk roh dan lenyap. Seluruh pengalaman itu berlangsung 2 atau 3 detik. Saya tahu apa yang terjadi. Saya ada di sana. Lalu saya memejamkan mata, masuk kembali, hanya berdoa dan bersantai dan mendengarkan, kau tahu, seperti laut, ombak, hal-hal seperti itu.

Saya tidak pernah memiliki visi yang nyata dalam hidupku. Saya pernah mendengarnya di Alkitab, tapi saya membaca Alkitab 2 dan 3 jam semalam saat ini. Dan tiba-tiba saya berada pada saat penyaliban Yesus Kristus. Hal pertama yang saya lihat adalah Yesus tergantung di kayu salib tapi kemudian pergi berada ke saat sebelum Dia di kayu salib dan Dia dicambuk menyilang di punggungNya.

Dan saya melihat punggung-Nya. Saya melihat Dia dicambuk di punggung dan saya melihat punggung-Nya luka menganga. Dan penglihatan itu hilang. Jadi apa yang diceritakan kepada saya, karena saya tidak mendengar suara apa pun, tidak ada yang pernah diucapkan di mana saya bisa mendengarnya. Tapi saya tahu ketika saya memanggil Tuhan siapakah Engkau ? Siapakah Tuhan sejati yang ingin saya tahu. Satu-satunya Pribadi yang datang kepada saya adalah Yesus Kristus bukan pribadi lain.


  • Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. – (2 Korintus 5:17).
  • Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. – (Yohanes 14:6).

Salam kasih dan persahatan. Tetap semangat dan mengasihi sesama manusia apapun keyakinannya. Tuhan kita Yeshua Hamashiach memberkati. Amin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here