Anak Autis Belajar Mengeja, Konsep Iman Dan Tritunggal Di Surga – Josia Cullen

0
279

“Dalam Trinitas Bapa adalah Manajer (The Manager), Anak adalah Kekasih Pengerjaan (The Lover of Operation) , Roh Kudus adalah Pekerja (The Worker).”

“Jadi ada tiga dalam satu untuk menyelesaikan segala sesuatu. Dia adalah Papa (Bapa), Dia adalah Penyembuh, Dia adalah Penolong. Dunia diciptakan oleh hanya tiga fungsi yang seperti ini : Bapa berpikir, Anak menyukainya, Roh Kudus menjalankan rencana. Itu adalah bagaimana Tritunggal bekerja, Mom. ”

“Jadi manusia harus menyuarakan, Bapa apa yang Engkau pikirkan? Yesus, siapa yang Engkau kasihi? Roh Kudus, apa yang harus kami lakukan? Itulah misi Tritunggal.”

WOW ! Anak Autis belajar TRITUNGGAL & Mengeja di Surga | Josia Cullen (Yosia). Autistic Boy Sees Mind-Blowing Visions from Heaven! – Tahni Cullen. Shallom begini kisahnya:


  • Apakah ada dimensi supranatural? Sebuah dunia luar yang kita tahu? Apakah ada kehidupan setelah kematian? Apakah malaikat ada? Bisakah mimpi kita mengandung pesan dari Surga? Bisakah kita memasuki rahasia kuno dari supranatural? Apakah mukjizat penyembuhan yang nyata? Sid Roth telah menghabiskan lebih dari 35 tahun meneliti dunia aneh supranatural.

Bergabunglah dengan Sid untuk edisi Supernatural kali ini !

[Tepuk tangan]

Sid: Hello. Sid Roth di sini. Selamat Datang di dunia saya di mana itu supranatural secara alami. Pernahkah Anda dalam situasi tanpa harapan? Saya yakin Anda pernah. Tapi ini adalah tanpa harapan, tanpa harapan.

Tamu saya memiliki seorang putra, berusia tujuh tahun, jenis terburuk autisme, tidak bisa membaca, tidak bisa menulis, tidak bisa mengeja. Dan tiba-tiba ia mulai berkomunikasi dengan pengalaman paling mendalam yang berasal dari Surga. Bahkan, kemudian menjadi lebih baik. Kemudian ia mulai bernubuat dan mengubah kehidupan orang.

Tamu saya mengatakan tidak ada seorangpun dalam situasi tanpa harapan. Tamu saya mengatakan dia tahu bagaimana memegang tali pengharapan supranatural.

[Tepuk tangan]

Tamu saya, Tahni, seorang pendeta, salah satu dari banyak pendeta di sebuah gereja besar (mega Church). Kehidupan Anda baik-baik saja. Anda memiliki pernikahan yang baik. Anda memiliki bayi laki-laki yang menawan dan kemudian suatu bencana melanda Anda. Apa itu?

Tahni Cullen: Well yeah, semuanya berjalan indah. Kami memiliki sukacita kecil kami, Josiah, dan kami menamainya seperti itu karena mempunyai arti “Api Tuhan”. Dan kami senang untuk memulai keluarga kami, dan kami membeli rumah kami, kami ingin memiliki 2 atau 3 anak-anak dengan anjing dan pagar kayu, Anda tahu, impian Amerika.

Sid: Anda telah menonton TV.

Tahni Cullen: Tepat. Tapi Yosia memukul semua tonggak medisnya. Semuanya berjalan benar-benar baik, sampai berusia sekitar 22 bulan, tiba-tiba, sangat cepat hal-hal mulai bergeser. Dan selama sekitar periode waktu tiga minggu dia berhenti memandang kami. Dia berhenti menanggapi namanya. Tiba-tiba, bermain keterampilan yang ia miliki, ia mulai kehilangan kata-kata, dan 40 kata kurang lebih mulai hilang, kata-kata seperti “mama” dan “dada”. Dia mematikan dan menghidupkan lampu tanpa henti. Jadi kami mencoba untuk mencari tahu apa yang sedang terjadi.

Setelah empat bulan atau lebih dari pengujian, kami akhirnya duduk di dewan dengan dokter sekitar meja, dan mereka mengatakan itu Gangguan Spektrum Autisme (Autism Spectrum Disorder).

Dan saya ingat membuka arsip dan kata-kata terlontar keluar pada saya: “Tidak diketahui penyebabnya, tidak diketahui obatnya, seumur hidup”. Kami menjalani suatu situasi yang disebut situasi tanpa harapan.

Dan itu benar-benar suatu hal yang saya perjuangkan. Tuhan, dimanakah harapan ketika tidak ada harapan?

Sid: Dan kemudian semakin parah. Pada usia lima tahun, ia mendapat suatu penjelasan penyakitnya tidak akan sembuh seumur hidup. Tolong jelaskan hal itu.

Tahni Cullen: Kami mengerahkan segala cara. Kami telah melakukan segala sesuatu yang mungkin bisa kami lakukan pada umumnya, kamu tahu.

Kami membawanya ke ahli terapi terbaik. Kami melakukan segala macam dengan terapi alternatif padanya. Saya bahkan duduk dengan dia di ruang oksigen hiperbarik untuk 14 penyelaman, sebutan mereka.

Kami melakukan segala yang kami benar-benar bisa lakukan. Tapi kemudian pada usia lima tahun, kita mendapatkan tambahan informasi yang mana kami harap tidak pernah mendapatkannya, bahwa ia mengalami non-verbal, fungsi rendah dan parah.

Dan begitu, Sid, artinya adalah bahwa ia akan menjadi salah satu dari 40 persen anak-anak dengan autisme yang mereka katakan tidak akan pernah berbicara.

Sid: Bagaimana Anda sebagai seorang ibu mengatasi ini?

Tahni Cullen: Nah itu … itu. Anda benar-benar belajar bagaimana untuk mengatasinya. Dan saya benar-benar berjuang dengan pikiran untuk mengatasi. Bahkan, saya bertanya kepada Tuhan, bagaimana saya bisa mengatasi ini?

Saya menuliskan sepuluh pertanyaan untuk Tuhan. Saya berkata, jika saya melalui hal ini saya perlu tahu secara Alkitabiah apa yang saya seharusnya lakukan, bagaimana seharusnya saya berdoa, bagaimana seharusnya saya mengelola kehidupan ini.

Semuanya, semua sumber daya terbaik hilang sangat cepat, emosi, spiritual, mental, finansial, terbakar sangat cepat.

Dan ketika Tuhan berkata Aku punya rencana yang indah bagimu. Aku punya rencana yang indah bagi anakmu, rancangan yang indah untuk harapan di masa depan. Saya harus benar-benar serius dan meminta Tuhan, apakah hal itu memang bagi kami?

Apakah Engkau bermaksud begitu bagi saya? Saya harus melihat kasih sayang dari hati saya. Apakah autisme adalah suara yang saya dengar paling keras, atau apa yang Yesus lakukan bagi kami yang saya dengar paling keras?

Sid: Dan kemudian di salah satu saat terendah Anda, Anda tidak salah satu yang akan memiliki pengalaman dengan Allah, di mana Allah akan muncul ? Itu bukanlah Anda. Itu bukanlah paradigma Anda ? Tapi Dia muncul satu hari. Beritahu aku tentang itu.

Tahni Cullen: Saya merasa seperti untuk pertama kalinya dalam hidupku saya benar-benar perlu merasakan hadiratNya dan saya tidak bisa. Dan saya merasa seperti ketika saya berdoa aku hanya berdoa ke kegelapan atau sesuatu. Banyak hal benar-benar sulit dengan Yosia dan saya membaringkan dia untuk tidur siang. Dan saya memutuskan akan lebih baik menutup mata sebentar karena Anda tidak mendapatkan cukup tidur ketika Anda adalah orang tua dari seorang anak dengan autisme.

Dan aku berbaring, dan tiba-tiba, sekitar 20 menit kemudian, aku hanya bangun, dan saya mencium bau, dan bau ini sangat menakjubkan, dan saya tidak bisa memahaminya.

Aku mem-bau-i rambut saya. Saya mem-bau-i bantal. Saya mencoba untuk mengendus seperti anjing pelacak. Bau apa ini ? Dan baunya seperti vanili dan kayu manis, hampir seperti bau ‘creme brulee’.

Saya tidak bisa menemukan asal dari bau itu. Saya pergi keluar. Saya pergi ke aula, bukan dari situ asalnya. Saya datang kembali ke kamar tidur, dan sepertinya saya hanya akan berbaring sebentar, dan saya hanya menghirupnya. Akan tetepi apa ini?

Dan aku ingat ibuku pernah bercerita tentang ketika ayah saya meninggal. Ia meninggal pada usia 55 tahun. Dia begitu tertekan dan suatu hari ia mencium bau wangi dan dia mengatakan kepada saya itu adalah aroma dari adanya hadirat Tuhan.

Dan saya mencarinya di Google, seperti kata ‘vanili’, ‘kayu manis’, ‘aroma dari Tuhan’. Dan ada orang lain yang telah mengalami hal ini.

Tapi Sid, apa yang hal itu lakukan untuk saya, itu menunjukkan kepada saya bahwa meskipun saya tidak bisa merasakan dia, bahwa Yesus datang dan digantikan oleh aroma yang sampai ke indra saya untuk mengatakan, “Aku di sini. Aku disini.” Dan ada kedamaian karena itu.

Sid: Dan kemudian Anda menemukan sesuatu yang disebut Metode mendorong cepat “Rapid Prompting Method”. Apakah Anda pernah mengajarinya untuk mengeja?

Tahni Cullen: No.

Sid: Dia mulai ejaan. Begitu supranatural, ia tahu kata-kata. Dan pahami, bagaimana supranatural-nya hal ini, ia tahu konsep teologis yang luar biasa yang mana seseorang dengan gelar Ph.D. saja mungkin tidak tahu. Itu akan lebih baik dari sebelumnya. Dia mengambil iPad dan mulai mengetik.

Maksudku, saya pernah mendengar tentang keajaiban, tapi ini luar biasa. Apakah Anda bertanya kepadanya bagaimana ia belajar, bagaimana dia mengeja?

Tahni Cullen: Saya telah mengajarinya metode ini disebut metode mendorong cepat “Rapid Prompting Method”. Saya telah menyaksikan film dokumenter, dan saya memutuskan saya harus mendapatkan-nya untuk anak saya dan mencari tahu metode khusus ini.

Jadi saya telah melakukan metode ini selama sekitar satu tahun. Tapi satu malam tertentu aku duduk di meja dapur dan kami melakukan pelajaran dari Alkitab Anak. Jadi saya membacakan pelajaran singkat dan saya memutuskan untuk membaca tentang saat Yesus menyembuhkan orang buta. Jadi saya membaca pelajaran itu dan kemudian berkata, “Yosia, Yesus menyembuhkan orang buta. Apa yang Yesus lakukan? Apakah dia HEAL ‘menyembuhkan’, menyembuhkan orang buta atau PLAY ‘bermain’, bermain dengan orang buta?”

Tulislah pada selembar kertas, merobek kertas setengah, tekan “HEAL” atau tekan “PLAY”. Dia memilih ‘HEAL’, tepat. Aku berkata, “Oke, mari kita mengeja ‘HEAL’.” Dan saya memasang iPad dan ada huruf dalam besar tombol abjad. Dan jadi saya berkata, “Oke, mari kita mengeja ‘HEAL.'” Yosia, dapat Anda mengeja “HEAL”? Dia menyentuh “G” … Ooo … seperti-nya dia tidak bisa. Lalu ia menyentuh “O”, seperti “GO” / ‘pergi’ ? Dia melanjutkan dengan mengeja kalimat mandiri pertama: “Allah adalah pemberi yang baik.” / “God is a good giver.”

Sid: Oh itu baik! Itu bagus.

[Tepuk tangan]

Apa yang terjadi di dalam diri Anda pada saat itu? Apa yang terjadi?

Tahni Cullen: Saya pikir saya berada di Candid Camera atau sesuatu, atau saya telah dikerjai atau diledek, atau semacam itu. Tapi tidak, aku hanya suka, apa yang terjadi sekarang? Dan saya pikir, saya pikir dia disembuhkan sekarang. Seperti setelah bertahun-tahun berdoa dan semua hal ini. Saya pikir dia disembuhkan sekarang. Aku kembali dan aku berkata, “Yosia, ya, itu benar. Bagaimana kamu tahu hal ini?” Dan dia menjawab, “Tuhan sangat mampu [GOD IS VERY CAPABLE].” Dan Sid, apa yang terjadi dari sana adalah tiba-tiba …

Sid: Bagaimana anak seperti itu bisa mengeja ? Saya harus belajar. Anda harus belajar. Anda harus belajar. Bagaimana dia belajar?

Tahni Cullen: Saya bertanya satu hari, bagaimana hal ini terjadi? Bagaimana ya … Anda tahu … Bagaimana melakukan ini? Dan ia mengetik, “Yesus mengajarkan saya urutan suara.” Dan aku berkata, Yesus memberikan kepadamu “Hooked on Phonics” / (terkait dengan suku kata) atau sesuatu?

Tapi untuk pertama kalinya kami mengenal anak kami, hal-hal seperti mainan favorit, warna favorit, Apa yang dia suka kerjakan ? Tapi tidak hanya itu, ia mulai mengeluarkan kata-kata paling hikmat yang mendalam.

Sid: Inilah yang saya tidak mengerti. Dia tahu hal-hal dari ilmu pengetahuan, dari sejarah, konsep teologis yang saya kira sebagian besar dari Anda (para penonton) bahkan tidak mengerti. Berikan saya contoh dari beberapa hal yang dia ajarkan kepada Anda.

Tahni Cullen: Nah pertama kalinya aku menyadari bahwa sesuatu jauh melampaui dari apa yang saya bahkan bisa bayangkan. Saat itu saya membawakan pulang baginya seekor kadal karet. Dan saya bertanya kepadanya, “Apa yang kamu inginkan untuk nama kadal?” Dan ia menulis sebuah nama yang ia inginkan itu, “Opiehan” atau sesuatu seperti itu, dan aku berkata, oke.

Dan kemudian ia mulai menulis tentang kadal memiliki ekor ‘awet muda’ atau bisa tumbuh kembali dan mereka tidak hanya memiliki sisik, mereka memiliki pori-pori udara, dan semua hal ini. Dan aku bertanya, “Bagaimana kamu tahu hal ini?”

Sid: Bagaimana mungkin dia bisa tahu?

Tahni Cullen: Aku tahu dia tidak diajarkan mereka seperti apa. Dia tidak belajar hal-hal itu dari manapun.

Sid: Anda tahu itu supranatural.

Tahni Cullen: Ya betul.

Sid: Oke. Berikan saya contoh lebih jauh, seperti kebanyakan dari Anda (kepada para penonton) mengalami kesulitan menjelaskan sifat Tritunggal Allah. Beberapa orang menyebutnya Trinity. Saya suka sifat Tritunggal Allah. Apa yang dia katakan tentang itu?

Tahni Cullen: Nah, jadi Sid, Yosia mulai mengucapkan kata-kata bijak ini pada awalnya, hal-hal seperti, “Iman adalah percaya layang-layang bisa terbang ketika tidak ada angin (“Faith is believing for kites to fly when there’s no wind in sight).” “Iman adalah gambaran sesuatu yang telah terselesaikan (Faith is picture it done).”

Sid: Itu adalah definisi yang luar biasa.

Tahni Cullen: Itu definisi iman yang luar biasa: gambaran sesuatu yang pasti terjadi (telah terselesaikan). Tapi kemudian saya mulai menyadari bahwa ia melihat sekilas Surga dan hal-hal seperti itu, dan itu terus datang dan datang.

Suatu malam ia membangunkan saya di tengah malam dan dia berkata, dan kemudian saya katakan, ‘katakanlah’, dan dia menuliskan “Allah ingin menunjukkan tentang ke-Tritunggal Allah”.

Sid: Saat itu Dia belum bisa berbicara ?

Tahni Cullen: Benar. Dia masih tidak bisa berbicara sampai hari ini. Dan saya berkata, ‘oke’, saya tidak benar-benar terfokus berpikir tentang Trinity, tapi oke-lah. Dan ini adalah apa yang dia tulis: “Dalam Trinitas Bapa adalah Manajer (The Manager), Anak adalah Kekasih Pengerjaan (The Lover of Operation) , Roh Kudus adalah Pekerja (The Worker).”

Jadi ada tiga dalam satu untuk menyelesaikan segala sesuatu. Dia adalah Papa, Dia adalah Penyembuh, Dia adalah Penolong. Dunia diciptakan oleh hanya tiga fungsi yang seperti ini : Bapa berpikir, Anak menyukainya, Roh Kudus menjalankan rencana. Itu adalah bagaimana Tritunggal bekerja, Mom. Jadi manusia harus menyuarakan, Bapa apa yang Engkau pikirkan? Yesus, siapa yang Engkau kasihi? Roh Kudus, apa yang harus kami lakukan? Itulah misi Tritunggal.”

Sid: Kau tahu, seseorang bisa mengambil itu dan memberitakan keseluruhan khotbah dari itu. Sekarang saya mengerti dia memiliki malaikat pelindung. Dia melihat malaikat. Ceritakan tentang malaikat yang datang untuk mengungkapkan tujuan malaikat itu.

Tahni Cullen: Nah cara dia menjelaskan adalah bahwa dia tidak hanya bisa mendengar dan melihat di dalam Dunia Roh dan kadang-kadang memiliki penglihatan, tetapi juga pada malam hari dia dibawa ke dalam alam Roh dan pikirannya ke Surga, dan benar-benar diajarkan pada beberapa hal. Jadi dia berada didalam suatu jenis sekolah di Surga dan saat dia di Meja dan malaikat ini yang bernama Nathan menunjuk kepadanya. Dan malaikat ini, katanya, malaikat ini yang tingginya sekitar 9-kaki, dan ia menunjuk kepadanya dan berkata, “Boy of God Fire” (Anak dari Api Tuhan), apakah namamu Yosia? Kamu memiliki halaman untuk di-isi dan di hari ini kamu akan membantu menyalakan lagi Api Tuhan pada banyak orang.”

[Tepuk tangan]

Sid: (Kepada penonton) Aku akan memberitahu Anda apa yang bahkan membuat saya ingin tahu. Anak-nya bernubuat, tapi benar-benar, maksudku benar-benar bernubuat. (Kepada Cullen) Ceritakan tentang wanita di mal.

Tahni Cullen: Ini adalah salah satu pengalaman yang paling menakjubkan yang saya pernah punya. Saya membawa Yosia ke Teater IMAX di kebun binatang, dan setelah itu, saya berkata, “Oke, kemana kamu ingin pergi sekarang?” Dan saya mengeluarkan iPad dan memberikan kepadanya, dan dia menulis, “Bawa saya ke Mall of America dan Tuhan memiliki kejutan untuk-mu di sana.”

Sid: Oke.

Tahni Cullen: Oke, saya tidak tahu apa yang akan jadi, tapi mari kita pergi ke Mall of America. Jadi kita berjalan di sekitar mal dan ia menunjuk ke tas saya untuk mengeluarkan iPad. Saya berkata, “Ada apa Yosia?” Dan ia mulai mengetik, “Saya (Cullen) harus berbicara dengan gadis baik yang menatap kearahku.” Dan saya bertanya, “Apa yang kau bicarakan? Saya tidak melihat siapa pun di sekitar”. Dan saya berkata, “Siapa yang kamu bicarakan?” Dan dia melanjutkan dengan mengetik ini, sementara kami hanya duduk di bangku: “Kasih adalah kasih. Katakan padanya itu. Katakan padanya bahwa Kasih terlahir karena memilih Allah, bukan sihir (Wicca),” yang merupakan ilmu sihir.

Sid: Benar.

Tahni Cullen: “Harapan adalah kasih/cinta, bukan tentang masalah ayah lagi. Pilih Ayah spiritual. Yang adalah Allah. Pilih Dia karena Anda membutuhkan-Ku, katanya.” Dan saya berkeringat karena aku harus memberitahu ini kepada seseorang. Yang benar saja (Apakah kamu serius)? Namun, saya tidak tahu siapa itu. Saya mulai melihat sekeliling. Saya melihat ke bawah lorong dan di sana saya melihat seorang gadis dengan jubah hitam. Saya berpikir, oh itulah si penyihir itu. Apa yang terjadi adalah dia dan beberapa teman-teman (sekitar 20-an) mulai berjalan di depan bangku kami.

Saya tahu saatnya sekarang atau tidak pernah sama sekali. Jadi saya beranjak dari bangku, dan saya berkata, “Permisi”, dan saya berkata, “Apakah kamu cenderung suka kerohanian?” Dan dia berkata, “Ya.” Dan saya menjelaskan kepadanya tentang Yosia, dan saya berkata, “Saya pikir saya punya kata-kata untuk Anda. Dapatkah saya memberikannya kepada Anda.” Dan saya membacakan ini padanya, dan saya katakan, “Apakah itu berarti sesuatu untuk Anda?” Dan dia berkata, “Tidak.” Hati saya kecewa.

Gadis di sampingnya dengan kaos cerah, mengatakan, “Itu bukan dia,” segera dia menyingkap kaos di lengan kanan seperti ini, mengungkapkan tato bintang lima (pentagram). “Itu bukan dia, tapi saya.”

“Saya di Wicca (ilmu sihir) dan saya telah diberitahu saya memiliki masalah ayah, dan saya merasa begitu panas saat Anda mengatakan itu.” Saya berkata padanya, “Apakah Anda menyadari bahwa Tuhan, Tuhan dalam Alkitab di ‘Mall of America’ entah bagaimana membuat saya dan anak autis saya berbicara dengan Anda? Apakah Anda sedikit panik (takut) dengan ini?” Dan dia berkata, “Yah aku bahkan belum pergi ke gereja sejak saya di kelas 3 smp. Saya Lutheran.”

Sid: (Kepada penonton) Yosia diangkat ke Surga setiap malam dan belajar disana, dan menemui banyak orang di Surga, dan melihat hal-hal di Surga. Apakah ada yang tertarik untuk mengetahui apa yang dilihatnya?

Penonton di studio: Ya …

Sid: Saya juga. Kami akan segera kembali.

[Tepuk tangan]

Sid: Oke, dia pergi ke Surga. Dia melihat kerabat yang dia tidak pernah bertemu sebelumnya. Katakan padaku.

Tahni Cullen: Ya. Jadi Bibi adalah orang pertama yang pernah dia komentari.

Sid: Dia tidak apa-apa tentang dia …..

Tahni Cullen: Dia tidak tahu apa-apa tentang dia, dan ia menulis, “Bibi menari sekarang, kau tahu.” Pemikiran (penglihatan) bahwa Bibi menari (di Surga) dikarenakan dia adalah orang yang pendiam (saat di dunia) adalah indah. Dan ada banyak anggota keluarga yang telah ia komentari, dan ayah saya adalah salah satunya. Dan hal-hal tentang rumah-rumah, dan hal-hal tentang segala macam tempat dan ruang di Surga yang mencengangkan.

Sid: Apakah Yosia percaya dia akan sembuh?

Tahni Cullen: Ya dan Tuhan telah mengatakan kepadanya banyak hal tentang penyembuhan.

Sid: Anda membuat keputusan awal untuk tidak mengatasi, tetapi mengharapkan.

Tahni Cullen: Ya.

Sid: (Kepada penonton) Ada orang-orang yang menonton kita sekarang. Mungkin mereka tidak memiliki anak yang autis, tapi Anda hanya mengatasi (berusaha untuk mengatasi). Anda hanya nyaris mendapatkan. (Kepada Cullen) Saya ingin Anda untuk menjelaskan tali harapan (extend rope of hope). Saya suka kalimat itu, tali harapan, untuk mereka. Coba jelaskan sekarang.

Sumber:

Autistic Boy Sees Mind-Blowing Visions from Heaven!
Tahni Cullen

Tahni Cullen: (Kepada pemirsa) Roma 15:13 mengatakan, “Semoga Allah, sumber pengharapan, memenuhi kamu dengan segala sukacita dan damai sejahtera dalam iman kamu, supaya oleh kekuatan Roh Kudus kamu berlimpah-limpah dalam pengharapan.” Tidak ada istilah “mengatasi” dalam bahasa Surga. Yang ada adalah harapan (pengharapan). Dan bahkan Abraham, katanya, dalam situasi terburuk, kala tidak ada harapan, dia berharap.

Dan Anda mungkin tidak memiliki situasi yang saya miliki. Anda mungkin memiliki situasi yang sama sekali berbeda, tetapi Allah adalah harapan dan Dia memperluas tali ini. Bahkan, “harapan” dalam bahasa Ibrani berarti kabel, tali. Berpeganglah pada tali itu.

Dan saya berdoa sekarang dengan kuasa Roh Kudus, seiring dengan Anda yang megambil tali itu bahwa Anda akan mengikuti tali itu dan Anda akan menemukan hubungan yang paling menakjubkan dengan Allah; Allah Bapa, dengan Allah Anak dan Allah Roh Kudus dalam keintiman. Dan dalam harapan itu Anda akan menemukan iman yang Anda tidak pernah tahu sebelumnya dan itu akan memindahkan gunung.

Sid: Apa yang saya dengar Anda katakan adalah mulai mengharapkan lagi. Mulai percaya lagi. Jangan melihat ke belakang. Semangat berkelanjutan. Kami datang pada waktu baru di Planet Bumi dan Allah telah memanggil Anda untuk mengenal-Nya.

Jika Anda percaya itu dan meminta Yesus untuk hidup dalam diri Anda, saya beritahukan kepada Anda bagian terbaik dari hidup Anda ada di depan Anda.

[Tepuk tangan]

Begitu sedikit dalam generasi ini yang berada didalam kepenuhan Kemuliaan Allah, begitu sedikit, terlalu sedikit. Kita perlu kemuliaan Tuhan. Saya percaya bahwa pada acara ini pada saat ini Anda akan mengalami kemuliaan Tuhan!

Amin … [Tepuk tangan] … Amin


  • Berserulah kepada-Ku, maka Aku akan menjawab engkau dan akan memberitahukan kepadamu hal-hal yang besar dan yang tidak terpahami, yakni hal-hal yang tidak kauketahui. – (Yeremia 33:3)
  • Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa [yang berada di Sorga], kalau tidak melalui Aku. – (Yohanes 14:6).

Salam kasih dan persahabatan. Tetap semangat dan mengasihi sesama manusia apapun keyakinannya. Tuhan Yesus pasti memberkati. Amin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here